Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kendala-kendala yang menyebabkan bahaya terhadap keselamatan proses stabilitas di atas kapal SV. Fiona 38 adalah kurangnya pemahaman pada saat melakukan pemuatan, ketidaktepatan menghitung stabilitas kapal.
Oleh karena itu, pihak kapal meningkatkan disiplin, pengetahuan dengan pelatihan ataupun training dan juga penerapan SOP sistem ballast, serta melakukan perawatan rutin terhadap sistem ballast agar menunjang keselamatan dan efisiensi operasional di atas kapal.
Secara khusus, penelitian ini diharapkan dapat membantu pelaut dalam apa perbedaan mendasar dari kedua alat GPS dan Sextant dan dapat menjadi landasan pengetahuan seberapa pesatnya teknologi kelautan berkembang.
Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan keselamatan di atas kapal memerlukan komitmen seluruh awak untuk menerapkan SOP secara konsisten dan membangun budaya keselamatan yang kuat.
Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan dan kesadaran awak kapal agar pengelolaan sampah sesuai ketentuan yang berlaku.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan kru, penggunaan alat bantu navigasi secara optimal, serta kerjasama tim menjadi faktor utama dalam menjaga keselamatan pelayaran di tengah kondisi cuaca buruk.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, proses bongkar muat barang tidak hanya menjadi lebih aman dan cepat, tetapi juga dapat mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi pelayaran secara keseluruhan.
Alat Pemadam Api Ringan (APAR) merupakan salah satu peralatan keselamatan yang wajib tersedia dan dirawat secara berkala di atas kapal guna mengantisipasi terjadinya kebakaran. APAR dilengkapi dengan sertifikat yang memuat informasi perawatan dan masa berlaku sebagai bukti kelayakan alat serta dokumen pendukung dalam proses clearance in dan clearance out kapal. Penelitian ini bertujuan untuk me…
Kegiatan mooring dan unmooring merupakan salah satu aktivitas operasional kapal yang memiliki potensi risiko kecelakaan kerja yang tinggi karena melibatkan penggunaan tali tambat, peralatan mooring, serta keterlibatan kru di area kerja yang berbahaya. Kecelakaan kerja pada kegiatan tersebut dapat mengakibatkan cedera ringan hingga fatal apabila prosedur keselamatan tidak diterapkan dengan baik.…