Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki wilayah laut yang sangat luas, menjadikan pelabuhan sebagai komponen vital dalam mendukung konektivitas dan aktivitas transportasi laut.
Penelitian ini membahas tentang masalah pada Sarana Bantu Navigasi Pelayaran khususnya objek pelampung suar.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan target angkutan pupuk melalui optimalisasi sistem voyage charter di PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG).
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengulas proses serta upaya pemenuhan sparepart kapal dan sinkronisasi file menggunakan aplikasi Shipmanager DNV di PT Pertamina International Shipping.
International Ship Security Port (ISPS) Code adalah peraturan internasional yang melengkapi Konvensi SOLAS 1974.
Dan faktor yang mempengaruhi idle time yaitu cuaca, kerusakan alat dan keterlambatan truk.
Perbedaan ini berjudul "Analisis Peran KSOP Kelas I Tanjung Emas (Studi Kasus Kecelakaan KM. Kirana I)", bertujuan untuk menganalisis penyebab kecelakaan kapal KM. Kirana I dan peran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas dalam meningkatkan keselamatan pelayaran.
Dalam industri pelayaran, keselamatan di kapal merupakan salah satu tantangan serius yang perlu dihadapi, karena tingginya resiko kecelakaan kerja di atas kapal.
Pada industri transportasi tepatnya transportasi laut, penggunaan teknologi informasi digunakan untuk memonitoring kerja operasional, distribusi, laporan, dan seluruh kegiatan kerja.
VTS berperan penting dalam menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas kapal