Dengan Pengaturan ballast yang tepat dan sesuai prosedur, stabilitas kapal dapat terjaga sehingga kapal dapat berlayar dengan aman, efisien, dan sesuai dengan regulasi internasional seperti SOLAS dan Ballast Water Management Convention ( BWMC ).
Hasil penelitian menunjukan bahwa loss cargo disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu penyusutan fisik ( seperti penguapan, kebocoran tangki, dan pencurian ) dan penyusutan semu ( seperti kesalahan pengukuran, kesalahan perhitungan, dan alat ukur yang tidak akurat ).
Rekomendasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan keselamatan proses pemuatan LNG
Peneliti merekomendasikan pengutan pemeliharaan infrastruktur dan digitalisasi koordinasi penyandaran untuk meminimalisir bottleneck operasional.
Faktor utama yang mempengaruhi produktivitas meliputi kesiapin alat, kondisi cuaca, ketapatan jadwal operasi serta kinerja operator di lapangan.
Dengan penerapan dan perawatan yang lebih terstruktur dan berstandar, sistem fire hydrant diharapkan mampu mendukung kesiapsiagaan kapal dalam mencegah dan menangani kebakaran.