Penelitian ini merekomendasikan penggunaan strategi yang berbasis pada risiko dan peluang untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan dalam proses bongkar muat batu bara.
Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dan teoretis bagi peningkatan keselamtan pelayaran di jalur perairan sempit seperti sujngai mahakam.
Spil Ratna belum sepenuhnya dilakukan dan mengakibatkan adanya kendala atau masalah yang terjadi pada sekoci seperti kurangnya pelumas pada dewi-dewi sekoci dan memberi dampak pada saat drill sekoci tidak dapat launching dengan sempurna.
Faktor internal berupa kerusakan pada alat bongkar muat di kapal juga menghambat proses karena akan menghambat kegiatan proses bongkar muatan pupuk urea di pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.