Text
Analisis Proses Bongkar Muat di atas Kapal MV. PM Hayabusa
Operasional kapal bulk carrier sangat dipengaruhi oleh kelancaran kegiatan bongkar muat karena kapal jenis ini mengangkut muatan curah dalam jumlah besar dengan karakteristik yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan proses bongkar muat di atas kapal MV. PM Hayabusa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kelancarannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama 12 bulan praktik laut. Analisis data dilakukan menggunakan tahapan data condensation, data display, dan conclusion drawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bongkar muat telah dilaksanakan sesuai prosedur yang tercantum dalam Safety Management System (SMS), mulai dari pemeriksaan cargo hold, pengecekan dokumen muatan, kesiapan deck crane dan grab, hingga koordinasi antara awak kapal, stevedore, dan pihak terminal. Seluruh tahapan persiapan, pelaksanaan, dan pembersihan ruang muat dilakukan dengan menyesuaikan jenis muatan (kind of cargo) yang ditangani melalui penerapan hold cleaning plan dan checklist kapal. Faktor-faktor yang memengaruhi kelancaran proses bongkar muat meliputi kondisi peralatan bongkar muat, kondisi cuaca, komunikasi dan koordinasi antar pihak, kesiapan ruang muat, serta kompetensi awak kapal. Secara keseluruhan, kegiatan bongkar muat di atas kapal MV. PM Hayabusa telah berjalan sesuai prosedur operasional, namun peningkatan perawatan peralatan, efektivitas komunikasi, dan koordinasi operasional tetap diperlukan untuk mendukung kegiatan bongkar muat yang lebih aman, efektif, dan efisien.
Tidak tersedia versi lain