Perpustakaan Politeknik Pelayaran Surabaya

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Ketepatan Penggunaan Jenis Mooring Line pada Kapal untuk Kelancaran Proses Sandar

Bima Surya Pulung Sakti - Nama Orang;

Penilaian

0,0

dari 5
Penilaian anda saat ini :  

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi fisik mooring line dan komponen mooring pendukung terhadap kelancaran proses sandar kapal MT. GIAT ARMADA BERSAMA 04. Proses sandar merupakan salah satu kegiatan operasional kapal yang memerlukan sistem tambat (mooring system) yang andal untuk menjamin keselamatan kapal, muatan, awak kapal, dan fasilitas dermaga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Chief Officer dan Boatswain yang terlibat langsung dalam kegiatan mooring. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik spring line yang mengalami pelapukan, lilitan terbuka (bird-caging), mata tali yang tidak tersplice dengan baik, serta penurunan kekuatan serat menyebabkan terjadinya hambatan saat proses sandar, seperti tali tersangkut pada mooring chock dan keterlambatan pengaturan tegangan tali. Selain itu, kondisi komponen mooring pendukung seperti bolder yang berkarat, chock yang mengalami gesekan tinggi, serta pengaruh cuaca hujan turut mempengaruhi kinerja mooring line. Berdasarkan parameter kelayakan mooring yang mengacu pada pedoman OCIMF Mooring Equipment Guidelines (MEG4) dan ketentuan keselamatan operasi tambat yang direkomendasikan oleh International Maritime Organization (IMO), ditemukan bahwa beberapa komponen mooring belum memenuhi kondisi operasional yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan inspeksi berkala, perawatan preventif, serta penggantian mooring line yang telah mengalami degradasi untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran proses sandar kapal.


Ketersediaan
#
Rak Koleksi Tugas Akhir (Rak Koleksi Tugas Akhir) 2026 BIM k KIT
22363082087/N
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2026 BIM k KIT
Penerbit
Surabaya. : : Politeknik Pelayaran Surabaya.., 2026
Deskripsi Fisik
xiv + 52 hal.: ilust.; 29.5 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2026
Tipe Isi
text
Tipe Media
unspecified
Tipe Pembawa
unspecified
Edisi
-
Subjek
Nautika
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Bima Surya Pulung Sakti
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Politeknik Pelayaran Surabaya
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

© 2026 — Perpustakaan Politeknik Pelayaran Surabaya

Ditenagai oleh eperpus.id
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?