Text
Analisis Pelaksanaan Pelatihan Keadaan Darurat Fire Drill Guna Meningkatkan Keselamatan di atas Kapal
Dalam hal upaya untuk menjamin keselamatan para awak kapal, perlu adanya komunikasi. Dalam situasi keadaan darurat juga merupakan faktor penting dalam menanggulangi terjadinya di atas kapal baik komunikasi internal atau eksternal, agar awak kapal dapat berkomunikasi secara efektif dan efesien. Fire drill adalah latihan menghadapi keadaan darurat di kapal yang disebabkan oleh kebakaran atau ledakan. Contoh Drill disimulasikan adanya insiden di kapal sehingga semua crew wajib mengambil tindakan sesuai dengan tugas yang terdapat muster list. kebakaran di atas kapal KM. Sabuk Nusantara 56 perlu dilaksanakannya drill. Drill yang dilakukan di atas kapal tercantum dalam aturan Safety of Life at Sea (SOLAS) Chapter III Regulation 19 tentang Emergency Training and Drills, Maka dari itu penulis ingin menganalisis keadaan darurat fire drill di kapal guna meningkatkan keselamatan di atas kapal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Melalui hasil observasi dan wawancara, teridentifikasi bahwa prosedur Fire drill yang dilaksanakan berdasarkan Safety of Life at Sea (SOLAS) 1974 di atas kapal KM. Sabuk Nusantara 56 belum memenuhi standar yang ditetapkan. Ditemukan bahwa prosedur Fire drill di kapal KM. Sabuk Nusantara 56 belum sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, kesiapsiagaan untuk menghadapi situasi darurat masih belum memadai, dan pemeliharaan kapal serta peralatan belum dilakukan dengan efektif. Bahwa kondisi peralatan pemadam kebakaran yang belum terawat dan belum dilakukan pengecekan oleh Perwira yang bertanggung jawab di atas kapal KM. Sabuk Nusantara 56. Penelitian ini mengusulkan peningkatan dalam prosedur Fire Drill, termasuk frekuensi latihan yang lebih sering, peningkatan kualitas simulasi, dan pelatihan lanjutan untuk awak kapal kapal serta maintenance terhadap peralatan pendukung Fire drill.
Tidak tersedia versi lain