Text
Analisis Pelatihan Penggunaan Sekoci untuk Meningkatkan Keselamatan dalam Keadaan Darurat di Kapal KM. Hodasco 19
Keselamatan pelayaran merupakan aspek yang sangat penting dalam dunia pelayaran. Dalam upaya menjaga keselamatan awak kapal di laut, konvensi internasional Safety of Life at Sea (SOLAS) menjadi acuan utama bagi seluruh kapal di dunia. Salah satu ketentuan penting dalam SOLAS adalah pelatihan penggunaan sekoci, yang bertujuan untuk memepersiapakan kesigapan awak kapal dalam menghadapi keadaan darurat seperti kebakaran, kebocoran, atau kapal tenggelam. Sekoci merupakan alat keselamatan utama yang berfungsi sebagai sarana evakuasi saat kapal tidak lagi aman untuk dipertahankan. Oleh karena itu, pelatihan penggunaan sekoci harus dilaksanakan secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisa implementasi pelatihan penggunaan sekoci di atas kapal KM. Hodasco 19 berdasarkan standar SOLAS edition 2020 serta mengidentifikasi berbagai kendala yang menghambat efektivitas pelatihan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara dengan awak kapal, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan sekoci di KM. Hodasco 19 belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh SOLAS, karena hanya dilakukan satu kali dalam enam bulan. Selain itu, ditemukan berbagai kendala seperti kesadaran terhadap pentingnya pelatihan keselamatan, serta hambatan teknis seperti kurangnya perawatan pada sekoci. Dari hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelatihan penggunaan sekoci masih perlu ditingkatkan baik dari segi frekuensi pelaksanaan maupun kualitasnya. Diperlukan komitmen dari seluruh pihak untuk memastikan pelatihan dilakukan secara rutin, sesuai prosedur, dan didukung dengan peralatan yang selalu siap pakai.
Tidak tersedia versi lain