Sistem Automatic Identification System (AIS) merupakan sistem identifikasi dan pelacakan maritim yang wajib diterapkan pada kapal-kapal tertentu sesuai dengan peraturan Organization Maritim Internasional (IMO).
Dalam era teknologi maritim, Unmanned Surface Vehicle (USV) menjadi kendaraan utama di permukaan air, dikendalikan dari darat dan mampu mengirimkan data langsung.
Pada kapal tanker, boiler memiliki peran penting dalam menyediakan uap untuk berbagai kebutuhan operasional.
Crane merupakan alat yang digunakan untuk mempermudah dan memindahkan dan mengangkat suatu barang.
Air merupakan sumber daya penting dalam kehidupan sehari-hari diatas kapal.
Ruang anjungan atau deck pada kapal merupakan pusat kendali operasional yang digunakan untuk mengatur dan memantau berbagai aktivitas penting seperti navigasi, komunikasi, manuver, dan keselamatan.
Fenomena yang terjadi pada sistem pengangkatan beban adalah kebutuhan akan mekanisme yang efisien dan dapat diandalkan untuk menggerakkan katrol hoist crane secara vertikal dan horizontal.
Penelitian ini berfokus pada perancangan jalur terdekat ke stasiun docking untuk pengisian daya sistem pengiriman kopi robotik di atas kapal pesiar.
Kebocoran gas di engine room kapal merupakan ancaman serius yang dapat menyebabkan bahaya yang meliputi ledakan, kebakaran, kerancunan gas, gangguan sistem, dan kontaminasi udara.
Teknologi elektronika di dalam kehidupan sehari-hari banyak memberikan semacan konstribusi pada bidang elektronik.