Penurunan efisiensi ini berdampak sistemik berupa penurunan tekanan air laut sebesar -9.5% dan kenaikan temperatur mesin induk sebesar +5. 1% (menjadi 82° C), yang secara langsung meningkat risiko shutdown operasional.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun potensi bahaya tinggi, awak kapal telah menerapkan sistem keselamatan kerja yang efektif sehingga risiko tersebut dapat dikendalikan dengan baik
Sistem ini dilengkapi dengan buzzer dan LED merah sebagai indikator alarm lokal yang akan aktif saat kadar gas melebihi ambang batas aman.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat implementasi sistem keselamatan kerja sudah berjalan dengan baik dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pencegahan kecelakaan kerja.
Alarm yang berbunyi saat helm dilepas secara tidak sengaja atau disengaja mampu memberikan peringatan langsung kepada pengguna dan pengawas, sehingga memicu tindakan korektif secara cepat.
Secara keseluruhan, sistem pembangkit listrik tenaga gelombang laut yang dirancang dapat berfungsi dengan baik dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber energi alternatif skala kecil.
Hasil penelitian memberikan informasi penting terkait penyebab dan dampak dari permasalahan yang timbul serta memberikan rekomendasi perawatan untuk menjaga kinerja purifier dan sistem bahan bakar kapal.
Perawatan yang terencana dan tepat waktu menjadi kunci utama untuk menjaga kinerja kompresor tetap optimal dan mendukung kelancaran operasional kapal.
Dengan demikian, CFS Lini 1 terbukti memberikan keunggulan kompetitif bagi pengguna jasa melalui struktur handling charge LCL yang lebih efesien.
Secara keseluruhan, indikator kinerja operasional yang dianalisis menunjukan bahwa Dermaga Talud Tegak telah memenuhi standar kinerja pelayanan operasional yang berlaku di Pelabuhan Umum PELINDO Gresik