Adapun nilai koefisien determinasi ( R2 ) yang di peroleh sebesar 0,450 mengindikasikan bahwa sebesar 45% variasi kinerja ABK kamar mesin dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan chief engineer, sedangkan 55% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti pengalaman kerja, kompetensi teknis, kondisi lingkungan kerja, serta budaya kerja di kapal