Text
Analisis Kesiapan Crew Kapal dalam Pelaksanaan Olah Gerak Berlabuh Jangkar di Kapal KMP. Trisna Dwitya
Kesiapan crew kapal dalam pelaksanaan olah gerak berlabuh jangkar di kapal KMP. Trisna Dwitya yang masih kurang menjadi permasalahan yang berpotensi mempengaruhi keselamatan pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan crew kapal dalam pelaksanaan olah gerak berlabuh jangkar dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan crew dalam pelaksanaan olah gerak berlabuh jangkar di kapal KMP Trisna Dwitya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara langsung dengan nahkoda, mualim 1, mualim 2, juru mudi, bosun, serta dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode fishbone untuk mengidentifikasi faktor penyebab secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan olah gerak berlabuh jangkar di KMP Trisna Dwitya telah berjalan dengan baik dan sesuai prosedur, mulai dari pemilihan tempat labuh hingga proses lego jangkar. Faktor-faktor yang mempengaruhi olah gerak berlabuh jangkar yaitu faktor manpower, komunikasi antara anjungan dan haluan kurang efektif saat menggunakan handy talky. Faktor machine, sebagian besar alat navigasi berfungsi dengan baik seperti Radar, GPS, ECDIS, Echo Sounder, namun ditemukan kendala pada windlass yang sempat macet dan anemometer yang tidak berfungsi. Faktor materials, pelumasan rantai jangkar dan windlass serta penggunaan alat pelindung diri seperti helm, sarung tangan, lifejacket perlu digunakan. Faktor environment berupa arus kuat dan lalu lintas padat di Selat Bali mempengaruhi proses olah gerak, sedangkan pada faktor method prosedur kerja telah dilaksanakan sesuai ketentuan meskipun pemeriksaan awal peralatan belum sepenuhnya maksimal.
Tidak tersedia versi lain