Text
Pelaksanaan Emergency Drill guna Menunjang Keselamatan Awak Kapal Logindo Stature
Pelatihan keadaan darurat (emergency drill) merupakan aspek krusial dalam mempersiapkan awak kapal menghadapi situasi darurat di atas kapal, seperti kebakaran, evakuasi, atau penyelamatan orang jatuh ke laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan emergency drill di kapal Logindo Stature sesuai standar SOLAS 1974 (Regulasi III) dan mengidentifikasi manfaatnya bagi keselamatan awak kapal. Penelitian dilakukan selama 12 bulan (Juli 2024–Juli 2025) saat praktik kerja laut, menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan emergency drill (FRC drill, fire drill, abandon ship drill, dan man overboard drill) secara umum berupaya memenuhi standar SOLAS, namun terdapat ketidaksesuaian frekuensi, khususnya pada FRC drill (4 kali/tahun, di bawah standar 12 kali) dan fire drill (10 kali/tahun, di bawah standar 12 kali), akibat padatnya jadwal operasional kapal. Kendala lain adalah kurangnya pemahaman awak baru terhadap prosedur, yang menyebabkan keterlambatan koordinasi. Manfaat emergency drill meliputi peningkatan keterampilan awak kapal dalam mengoperasikan peralatan keselamatan, memperkuat koordinasi tim, dan meminimalkan risiko cedera atau korban jiwa dalam situasi darurat. Disarankan agar awak kapal meningkatkan keseriusan dalam mempelajari prosedur dan perusahaan mengatur jadwal operasional untuk mengakomodasi latihan rutin.
Tidak tersedia versi lain