Text
Penerapan Penggunaan Peralatan Sopep pada saat Bunkering di atas Kapal MT Giat Armada 04
Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan peralatan SOPEP saat kegiatan bunkering di Kapal MT GIAT ARMADA 04 menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data diperoleh melalui wawancara terhadap lima narasumber, observasi langsung, dan kuesioner skala Likert kepada 18 awak kapal. Bunkering merupakan kegiatan berisiko tinggi karena melibatkan transfer bahan bakar dalam jumlah besar yang berpotensi menimbulkan tumpahan minyak dan pencemaran laut, sehingga penerapan SOPEP menjadi langkah yang sangat krusial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur SOPEP telah diterapkan sesuai ketentuan pada setiap tahap, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pascakegiatan, dengan efektivitas keseluruhan berada pada kategori Baik dengan nilai rata-rata 3,84 dari skala 5. Aspek pencegahan pencemaran memperoleh nilai tertinggi sebesar 4,00, didukung oleh program pelatihan dan drill yang berjalan sangat baik dengan nilai 4,83. Namun demikian, terdapat tiga hambatan utama yang teridentifikasi, yaitu kondisi peralatan yang belum sepenuhnya optimal terutama pada oil boom dan APD, kesenjangan antara pemahaman teoritis dan kemampuan praktis kru, serta lemahnya sistem umpan balik antara kru dan manajemen yang hanya memperoleh nilai rata-rata 2,39. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan dan pemeliharaan peralatan secara berkala, peningkatan frekuensi drill praktis, serta pembentukan mekanisme pelaporan yang lebih terstruktur guna mencapai efektivitas yang optimal.
Tidak tersedia versi lain