Text
Analisis Kinerja dan Kedisiplinan Crew Kapal melalui Penerapan Safety Meeting
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penerapan safety meeting dapat meningkatkan kinerja dan kedisiplinan crew kapal sebagai upaya menciptakan pelayaran yang lebih aman, efektif, dan efisien. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya angka kecelakaan laut di Indonesia yang sebagian besar disebabkan oleh kelalaian manusia (human error). Dalam merespons isu ini, International Maritime Organization (IMO) telah mengesahkan ISM Code yang mewajibkan perusahaan pelayaran untuk menyelenggarakan safety meeting secara rutin di setiap kapal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan studi pustaka. Objek penelitian adalah crew kapal KM Dharma Kartika V milik PT Dharma Lautan Utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar crew memiliki pemahaman yang baik mengenai safety meeting, yang telah rutin dilaksanakan dalam bentuk pre-job, weekly, dan monthly safety meeting. Tingkat kehadiran crew tergolong tinggi, dengan ketidakhadiran yang umumnya disebabkan oleh alasan teknis seperti jadwal jaga. Materi yang disampaikan dinilai relevan dan berdampak nyata terhadap peningkatan kesiapan crew dalam menghadapi situasi darurat, sekaligus memperkuat budaya keselamatan kerja di kapal. Kesimpulannya, penerapan safety meeting secara konsisten dan terstruktur terbukti mampu membentuk kedisiplinan kerja yang tinggi, meningkatkan kinerja operasional crew, serta memperkuat koordinasi dan kesadaran keselamatan di setiap lini tugas. Hal ini berkontribusi langsung terhadap efektivitas pelayaran, di mana operasional kapal dapat berjalan lebih aman, tertib, dan efisien.
Tidak tersedia versi lain