Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi risiko bahaya di ruang tertutup (enclosed space) pada kapal MT. Cahaya Mulya 88 menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Ruang tertutup merupakan area di kapal yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja karena keterbatasan ventilasi, potensi akumulasi gas berbahaya, dan sulitnya akses keluar masuk. Metode HAZOP dipilih karen…
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi fisik mooring line dan komponen mooring pendukung terhadap kelancaran proses sandar kapal MT. GIAT ARMADA BERSAMA 04. Proses sandar merupakan salah satu kegiatan operasional kapal yang memerlukan sistem tambat (mooring system) yang andal untuk menjamin keselamatan kapal, muatan, awak kapal, dan fasilitas dermaga. Penelitian ini menggu…
Kegiatan bongkar muat Gasoline RON 92 di kapal tanker memiliki tingkat risiko operasional yang tinggi sehingga membutuhkan penerapan prosedur keselamatan yang sesuai dengan standar internasional seperti International Safety Management (ISM) Code dan International Safety Guide for Oil Tankers and Terminals (ISGOTT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prosedur keselamatan bongkar…
Keselamatan pelayaran sangat dipengaruhi oleh kesiapan alat keselamatan di atas kapal. MV. Jambo X sebagai kapal penyeberangan wajib memenuhi standar keselamatan, termasuk kesiapan Life Saving Appliances. Sekoci memiliki peran penting dalam penyelamatan jiwa sehingga perawatannya harus sesuai ketentuan SOLAS dan Safety Management System. Penelitian ini bertujuan mengetahui prosedur perawatan se…
Lifeboat merupakan salah satu alat keselamatan utama di atas kapal yang berfungsi sebagai sarana evakuasi dalam keadaan darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan perawatan enclosed lifeboat di kapal MV. Tanto Subur II serta memahami keterkaitannya dengan kesiapan operasional enclosed lifeboat dalam menunjang keselamatan awak kapal. Efektivitas penggunaanya sangat dipengar…
Proses tank cleaning merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam kegiatan bongkar muat di atas kapal, karena berpengaruh terhadap kebersihan tangki serta kesiapan kapal untuk memuat muatan berikutnya. Agar proses tersebut dapat berlangsung secara efektif, diperlukan peralatan yang berfungsi dengan baik, salah satunya adalah Butterworth. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan tekanan ai…
Navigasi merupakan aspek penting dalam operasional kapal guna menjamin keselamatan pelayaran serta mencegah kecelakaan di laut. Salah satu teknologi navigasi modern yang mendukung hal tersebut adalah Electronic Chart Display and Information System (ECDIS), yang penggunaannya mengacu pada ketentuan SOLAS 1974 Bab V/19 dan V/27 beserta amandemennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingk…
Hatch cover adalah bagian penting kapal yang berfungsi melindungi muatan dari air laut dan kerusakan yang bisa merugikan. Untuk itu, perawatan yang optimal sangat dibutuhkan agar muatan tetap aman. Penelitian ini bertujuan mengetahui langkah-langkah perawatan hatch cover di MV. Orient King supaya kerusakan dapat dicegah secara menyeluruh. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif…
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengimplementasikan sistem manajemen informasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi bongkar muat pada Kapal Meratus Dili. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menerapkan sistem manajemen informasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi bongkar muat di Kapal Meratus Dili. Aktivitas bongkar muat di atas …
Disiplin awak kapal dalam melaksanakan pengelolaan sampah merupakan salah satu faktor penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan laut. Di tengah perkembangan industri pelayaran yang semakin pesat, setiap kapal dituntut untuk menerapkan sistem pengelolaan sampah sesuai dengan ketentuan dan standar internasional yang berlaku. Kepatuhan awak kapal terhadap prosedur tersebut tidak hanya ber…